JAKARTA, incahospital.co.id – Penglihatan yang tiba-tiba menghilang selama beberapa detik atau menit sering kali dianggap sebagai gangguan ringan yang akan membaik dengan sendirinya. Padahal, kondisi tersebut dapat menjadi sinyal adanya gangguan aliran darah menuju retina atau saraf mata. Dalam dunia medis, keadaan ini dikenal sebagai Amaurosis Fugax.
Amaurosis Fugax bukan merupakan penyakit tersendiri, melainkan gejala yang menandakan adanya masalah pada sistem pembuluh darah atau jantung. Pada banyak kasus, kondisi ini menjadi peringatan dini sebelum terjadinya stroke atau serangan iskemik transien (Transient Ischemic Attack/TIA). Oleh karena itu, setiap episode kehilangan penglihatan sementara memerlukan evaluasi medis secepat mungkin.
Dengan diagnosis dan penanganan yang tepat, penyebab Amaurosis Fugax dapat diidentifikasi sehingga risiko komplikasi serius dapat ditekan.
Apa Itu Amaurosis Fugax?

Amaurosis Fugax adalah hilangnya penglihatan secara sementara pada satu mata akibat berkurangnya aliran darah ke retina atau saraf optik. Gangguan ini biasanya berlangsung singkat, mulai dari beberapa detik hingga sekitar 30 menit, kemudian penglihatan kembali normal.
Banyak penderita menggambarkan keluhan ini seperti ada tirai gelap yang turun menutupi mata, kemudian perlahan menghilang. Meskipun penglihatan dapat pulih sepenuhnya, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele karena dapat menjadi tanda adanya penyumbatan pembuluh darah.
Amaurosis Fugax lebih sering terjadi pada orang dewasa usia lanjut, terutama yang memiliki faktor risiko penyakit kardiovaskular.
Penyebab Amaurosis Fugax
Penyebab utama Amaurosis Fugax adalah berkurangnya suplai darah menuju retina akibat sumbatan sementara pada pembuluh darah.
Beberapa kondisi yang dapat memicu gangguan tersebut meliputi:
- Penyakit aterosklerosis.
- Emboli yang berasal dari arteri karotis.
- Gangguan irama jantung, seperti fibrilasi atrium.
- Penyakit katup jantung.
- Hipertensi.
- Diabetes melitus.
- Peradangan pembuluh darah, seperti arteritis sel raksasa.
- Gangguan pembekuan darah.
Pada sebagian kasus, penyebabnya berasal dari gangguan pada jantung yang menghasilkan bekuan darah dan kemudian terbawa ke pembuluh darah mata.
Faktor Risiko
Risiko mengalami Amaurosis Fugax meningkat pada individu dengan kondisi berikut:
- Usia di atas 50 tahun.
- Tekanan darah tinggi.
- Diabetes.
- Kolesterol tinggi.
- Kebiasaan merokok.
- Obesitas.
- Penyakit jantung.
- Riwayat stroke atau TIA.
- Riwayat penyakit pembuluh darah.
Mengendalikan faktor-faktor tersebut berperan penting dalam mengurangi risiko gangguan pembuluh darah.
Gejala Amaurosis Fugax
Gejala khas Amaurosis Fugax adalah kehilangan penglihatan secara tiba-tiba pada satu mata yang berlangsung sementara.
Keluhan yang dapat dialami antara lain:
- Penglihatan menghilang mendadak pada satu mata.
- Pandangan menjadi gelap seperti tertutup tirai.
- Penglihatan kabur secara tiba-tiba.
- Penurunan kemampuan melihat yang berlangsung singkat.
- Penglihatan kembali normal setelah beberapa menit.
Pada sebagian penderita, Amaurosis Fugax juga dapat disertai gejala lain yang mengarah pada gangguan aliran darah ke otak, seperti:
- Kelemahan pada salah satu sisi tubuh.
- Kesulitan berbicara.
- Pusing.
- Gangguan keseimbangan.
Sebagai contoh, seorang pria berusia 65 tahun tiba-tiba tidak dapat melihat dengan mata kanan selama sekitar lima menit saat sedang membaca koran. Setelah penglihatannya kembali normal, pemeriksaan menunjukkan adanya penyempitan berat pada arteri karotis yang meningkatkan risiko stroke.
Bagaimana Diagnosis Dilakukan?
Karena Amaurosis Fugax dapat menjadi tanda penyakit serius, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mencari sumber gangguan aliran darah.
Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan meliputi:
- Wawancara mengenai pola kehilangan penglihatan.
- Pemeriksaan mata secara lengkap.
- Pemeriksaan tekanan darah.
- Pemeriksaan darah, termasuk kadar gula dan kolesterol.
- Ultrasonografi Doppler arteri karotis.
- Elektrokardiografi (EKG).
- Ekokardiografi apabila dicurigai terdapat sumber emboli dari jantung.
- CT Scan atau MRI otak sesuai indikasi.
Evaluasi yang komprehensif penting untuk menentukan penyebab sekaligus mencegah kejadian stroke di kemudian hari.
Penanganan Amaurosis Fugax
Pengobatan difokuskan pada penyebab yang mendasari serta upaya mencegah penyumbatan pembuluh darah berulang.
Pilihan terapi dapat meliputi:
- Obat antiplatelet sesuai indikasi.
- Obat antikoagulan pada kondisi tertentu.
- Obat penurun kolesterol.
- Pengendalian tekanan darah.
- Pengelolaan diabetes.
- Operasi endarterektomi karotis bila terdapat penyempitan berat.
- Perubahan gaya hidup sehat.
Dokter akan menentukan terapi berdasarkan hasil pemeriksaan dan tingkat risiko masing-masing pasien.
Komplikasi
Apabila penyebab Amaurosis Fugax tidak ditangani, risiko terjadinya komplikasi dapat meningkat.
Komplikasi yang mungkin terjadi meliputi:
- Stroke iskemik.
- Transient Ischemic Attack (TIA).
- Kehilangan penglihatan permanen akibat gangguan pembuluh darah retina.
- Penurunan fungsi neurologis.
- Disabilitas akibat stroke.
- Gangguan kualitas hidup.
Karena itu, setiap episode kehilangan penglihatan sementara harus dianggap sebagai kondisi yang memerlukan evaluasi segera.
Cara Menurunkan Risiko
Langkah-langkah berikut dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan menurunkan risiko Amaurosis Fugax:
- Berhenti merokok.
- Menjaga tekanan darah tetap terkontrol.
- Mengendalikan kadar gula darah.
- Menurunkan kadar kolesterol bila tinggi.
- Berolahraga secara rutin.
- Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
- Menjaga berat badan ideal.
- Mengikuti pengobatan sesuai anjuran dokter.
Perubahan gaya hidup yang konsisten memberikan manfaat besar dalam mencegah penyakit pembuluh darah.
Kapan Harus Segera Mendapatkan Pertolongan Medis?
Segera datang ke fasilitas kesehatan apabila mengalami:
- Kehilangan penglihatan secara mendadak pada satu mata.
- Penglihatan hilang meskipun hanya beberapa menit.
- Gangguan penglihatan yang disertai kelemahan anggota tubuh.
- Sulit berbicara.
- Wajah tampak mencong.
- Nyeri kepala hebat disertai gangguan penglihatan.
Penanganan yang cepat dapat membantu mencegah terjadinya stroke dan komplikasi lainnya.
Kesimpulan
Amaurosis Fugax adalah kehilangan penglihatan sementara pada satu mata yang umumnya disebabkan oleh gangguan aliran darah ke retina. Meskipun gejalanya dapat menghilang dalam waktu singkat, kondisi ini merupakan tanda peringatan penting terhadap penyakit pembuluh darah dan peningkatan risiko stroke. Pemeriksaan medis segera, identifikasi penyebab, serta pengobatan yang tepat menjadi langkah utama untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Menjalani gaya hidup sehat dan mengendalikan faktor risiko kardiovaskular juga berperan besar dalam menjaga kesehatan mata dan pembuluh darah.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Kesehatan
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti : Agranulositosis Turunnya Sel Darah Putih yang Berbahaya
