JAKARTA, incahospital.co.id – Ada kondisi medis yang bisa menyebabkan seseorang mengalami serangan mendadak berupa detak jantung yang sangat cepat, keringat dingin yang membasahi seluruh tubuh, sakit kepala yang terasa seperti ditekan keras, dan tekanan darah yang melonjak ke angka berbahaya dalam hitungan menit. Kondisi ini sangat menakutkan dan sering kali disalahartikan sebagai serangan panik, masalah jantung, atau bahkan stroke. Feokromositoma adalah tumor yang tumbuh pada kelenjar adrenal, yaitu dua kelenjar kecil yang terletak di atas masing-masing ginjal. Tumor ini memproduksi hormon stres dalam jumlah berlebihan, terutama adrenalin dan noradrenalin, yang menyebabkan serangkaian gejala dramatis yang bisa sangat membahayakan jiwa jika tidak terdiagnosis dan ditangani dengan tepat. Meskipun tergolong langka, feokromositoma adalah salah satu penyebab tekanan darah tinggi yang bisa disembuhkan jika ditemukan lebih awal.
Memahami Kelenjar Adrenal dan Perannya

Untuk memahami feokromositoma, penting untuk mengenal terlebih dahulu organ tempat tumor ini tumbuh. Kelenjar adrenal terdiri dari dua bagian dengan fungsi yang berbeda. Bagian luar atau korteks menghasilkan hormon steroid seperti kortisol dan aldosteron. Bagian dalam atau medula adalah tempat di mana sel-sel yang disebut sel kromafin memproduksi adrenalin dan noradrenalin, yaitu hormon yang mempersiapkan tubuh untuk menghadapi situasi darurat.
Feokromositoma tumbuh dari sel-sel di medula adrenal ini. Tumor yang berkembang di luar kelenjar adrenal namun dari sel yang sama disebut paraganglioma. Kedua jenis tumor ini memiliki mekanisme dan dampak yang serupa, yaitu produksi berlebihan hormon stres yang mengacaukan seluruh sistem tubuh.
Penyebab Feokromositoma
Sebagian besar feokromositoma muncul tanpa penyebab genetik yang jelas. Namun, sekitar sepertiga kasus berkaitan dengan mutasi genetik yang bisa diturunkan dalam keluarga. Beberapa sindrom genetik yang dikaitkan dengan feokromositoma antara lain:
- Multiple Endocrine Neoplasia tipe dua, yaitu kondisi genetik yang menyebabkan tumor pada beberapa kelenjar hormon sekaligus
- Sindrom Von Hippel-Lindau yang menyebabkan pertumbuhan tumor di berbagai organ
- Neurofibromatosis tipe satu yang menyebabkan pertumbuhan abnormal pada jaringan saraf
Karena adanya komponen genetik yang cukup signifikan, anggota keluarga dari penderita feokromositoma disarankan untuk menjalani skrining genetik dan pemeriksaan berkala.
Gejala Feokromositoma yang Khas
Gejala feokromositoma bisa muncul secara episodik, yaitu datang dan pergi tiba-tiba, atau bersifat terus-menerus. Serangan episodik bisa berlangsung dari beberapa menit hingga beberapa jam dan bisa dipicu oleh aktivitas fisik, tekanan emosional, perubahan posisi tubuh, atau bahkan menekan perut di area tumor.
Tiga gejala utama yang membentuk tanda khas feokromositoma adalah:
- Sakit kepala berdenyut yang muncul mendadak dan sangat hebat
- Keringat berlebihan yang muncul tiba-tiba terutama di bagian atas tubuh
- Detak jantung yang sangat cepat dan terasa berdebar kencang
Selain tiga gejala utama ini, penderita juga bisa mengalami:
- Tekanan darah tinggi yang sangat tinggi dan sulit dikendalikan dengan obat biasa
- Wajah yang pucat mendadak saat serangan berlangsung
- Rasa cemas dan gelisah yang intens tanpa sebab yang jelas
- Mual dan muntah yang menyertai serangan
- Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
- Kadar gula darah yang tinggi karena hormon adrenal mengganggu metabolisme glukosa
Mengapa Feokromositoma Sering Terlambat Terdiagnosis
Feokromositoma adalah kondisi yang sangat pandai menyamar. Gejalanya yang berupa serangan tekanan darah tinggi dan kecemasan sering kali membuat dokter maupun pasien berpikir ke arah gangguan jantung, gangguan kecemasan, atau efek samping obat. Terlebih lagi, di antara serangan, kondisi penderita bisa tampak normal sepenuhnya.
Rata-rata waktu antara munculnya gejala pertama hingga diagnosis yang benar bisa mencapai beberapa tahun. Inilah mengapa kewaspadaan terhadap kombinasi gejala yang khas sangat penting, terutama jika tekanan darah tinggi tidak merespons pengobatan standar atau muncul pada usia yang sangat muda.
Diagnosis Feokromositoma
Mendiagnosis feokromositoma melibatkan dua tahap utama, yaitu membuktikan adanya kelebihan produksi hormon dan menemukan lokasi tumor.
Pemeriksaan Biokimia
Pengukuran kadar metanefrin, yaitu hasil pemecahan hormon adrenal, dalam urine dua puluh empat jam atau dalam darah adalah pemeriksaan paling sensitif untuk mendeteksi feokromositoma. Kadar metanefrin yang sangat tinggi adalah petunjuk kuat adanya tumor ini.
Pencitraan
Setelah pemeriksaan biokimia menunjukkan hasil yang mencurigakan, CT scan atau MRI abdomen dilakukan untuk menemukan dan menggambarkan tumor secara detail. Pada kasus tertentu, pemeriksaan pencitraan khusus menggunakan bahan radioaktif juga digunakan untuk memastikan apakah tumor telah menyebar ke lokasi lain.
Pengobatan Feokromositoma
Pengangkatan tumor secara bedah adalah satu-satunya pengobatan yang bisa menyembuhkan feokromositoma. Namun, persiapan sebelum operasi adalah bagian yang sangat kritis dan tidak bisa dilewatkan.
Persiapan Sebelum Operasi
Sebelum operasi, pasien harus menjalani pengobatan dengan obat penghambat alfa selama minimal sepuluh hingga empat belas hari. Obat ini memblokir efek hormon adrenal pada pembuluh darah dan mencegah lonjakan tekanan darah yang berbahaya selama operasi berlangsung. Tanpa persiapan yang adekuat, operasi pengangkatan feokromositoma bisa memicu krisis tekanan darah yang mengancam jiwa di atas meja operasi.
Tindakan Bedah
Operasi pengangkatan kelenjar adrenal beserta tumornya, yang disebut adrenalektomi, kini umumnya dilakukan secara laparoskopik, yaitu melalui sayatan kecil dengan bantuan kamera dan alat khusus. Pendekatan ini mengurangi risiko operasi dan mempercepat pemulihan.
Setelah Operasi
Setelah tumor berhasil diangkat, tekanan darah dan gejala lain biasanya membaik secara dramatis dalam beberapa hari. Namun, pemantauan jangka panjang tetap diperlukan karena feokromositoma bisa kambuh pada sekitar sepuluh persen kasus, terutama pada yang berkaitan dengan mutasi genetik.
Kesimpulan
Feokromositoma adalah tumor yang langka namun sangat serius jika tidak terdiagnosis. Kombinasi gejala berupa serangan tekanan darah tinggi, detak jantung cepat, sakit kepala berdenyut, dan keringat berlebihan yang terjadi secara episodik harus mendorong evaluasi medis yang menyeluruh. Dengan diagnosis yang tepat dan persiapan operasi yang baik, feokromositoma adalah kondisi yang bisa disembuhkan sepenuhnya.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Kesehatan
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti : Tremor: Jenis, Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganannya
