0 Comments

JAKARTA, incahospital.co.id – Aktivitas sehari hari yang melibatkan gerakan tangan berulang dapat menimbulkan masalah kesehatan pada area siku. Tennis elbow menjadi salah satu kondisi yang sering dialami tidak hanya oleh atlet tenis tetapi juga pekerja kantoran, tukang, hingga ibu rumah tangga. Nyeri yang muncul di bagian luar siku dapat sangat mengganggu produktivitas dan kualitas hidup penderitanya.

Kondisi medis yang dikenal dengan nama lateral epicondylitis ini memengaruhi sekitar 1 hingga 4 persen populasi umum. Angka tersebut meningkat drastis pada kalangan atlet di mana 10 hingga 40 persen di antaranya pernah mengalami cedera ini selama karir olahraga mereka. Hampir sepertiga dari seluruh atlet tenis dilaporkan pernah merasakan keluhan serupa setidaknya sekali dalam hidup mereka.

Mengenal Tennis Elbow dan Kondisi Medisnya

Tennis Elbow

Tennis elbow merupakan peradangan pada tendon yang melekat di epicondylus lateral atau tonjolan tulang di sisi luar siku. Tendon tersebut berfungsi untuk menggerakkan pergelangan tangan ke arah belakang menjauhi telapak tangan. Ketika tendon ini mengalami kerusakan akibat penggunaan berlebihan, maka timbullah rasa nyeri yang khas pada area siku bagian luar.

Kondisi ini terjadi ketika otot extensor carpi radialis brevis atau ECRB yang terletak di lengan bawah mengalami kelemahan akibat penggunaan berulang. Otot ECRB memiliki fungsi penting dalam memperkuat dan menstabilkan pergelangan tangan. Ketika otot ini terus menerus bekerja keras tanpa istirahat yang cukup, robekan kecil dapat terbentuk pada tendon dan menimbulkan peradangan.

Meskipun namanya mengandung kata tenis, kondisi ini dapat menyerang siapa saja yang melakukan gerakan lengan secara repetitif. Orang dengan rentang usia 30 hingga 50 tahun memiliki risiko lebih tinggi karena kondisi otot dan tendon yang mulai mengalami penurunan kualitas seiring bertambahnya usia.

Penyebab Utama Terjadinya Tennis Elbow

Penyebab utama tennis elbow berasal dari gerakan berulang yang memberikan tekanan berlebihan pada tendon siku. Aktivitas yang melibatkan gerakan memutar, menggenggam, atau mengangkat secara terus menerus dapat memicu kondisi ini.

AktivitasOlahraga:

  • Bermain tenis terutama dengan gerakan backhand yang salah
  • Bulu tangkis dan squash yang memerlukan ayunan raket
  • Golf dengan gerakan swing yang repetitif
  • Renang gaya bebas dan kupu kupu
  • Lempar cakram atau lembing
  • Basket dan voli

AktivitasPekerjaan:

  • Mengetik atau menggunakan mouse komputer dalam waktu lama
  • Menggunakan perkakas tangan seperti obeng, palu, atau gergaji
  • Mengecat dinding atau langit langit
  • Menjahit atau merajut secara intensif
  • Memotong bahan dengan gunting
  • Pekerjaan pertukangan yang melibatkan gerakan berulang

Aktivitas Rumah Tangga:

  • Memutar pergelangan tangan saat membuka tutup botol
  • Memeras kain atau pel
  • Mengangkat benda berat dengan teknik yang salah
  • Mencuci pakaian secara manual

Gejala Tennis Elbow yang Perlu Diwaspadai

Gejala tennis elbow biasanya berkembang secara bertahap dan semakin memburuk seiring waktu. Rasa nyeri awalnya mungkin terasa ringan namun dapat meningkat menjadi sangat parah dalam hitungan minggu atau bulan jika tidak ditangani dengan tepat.

Rasa nyeri pada tennis elbow memiliki karakteristik khusus yang dapat dikenali. Nyeri biasanya terasa di bagian luar siku dan dapat menjalar hingga ke lengan bawah serta pergelangan tangan. Sensasi yang dirasakan sering digambarkan seperti terbakar atau berdenyut. Nyeri cenderung memburuk saat menggunakan lengan terutama untuk gerakan memutar atau menggenggam.

Gejala lain yang sering muncul meliputi kelemahan pada genggaman tangan sehingga sulit memegang benda atau mengangkat cangkir. Penderita juga sering mengalami kesulitan melakukan aktivitas sederhana seperti berjabat tangan, memutar pegangan pintu, atau menulis. Rasa kaku pada siku sering terasa saat bangun tidur di pagi hari. Dalam beberapa kasus dapat muncul benjolan kecil di area siku yang terasa sakit ketika tersentuh.

Pemeriksaan dan Diagnosis Tennis Elbow

Diagnosis tennis elbow dimulai dengan pemeriksaan riwayat kesehatan dan gejala yang dialami pasien. Dokter akan menanyakan tentang aktivitas pekerjaan dan kebiasaan olahraga yang mungkin berkaitan dengan keluhan. Pemeriksaan fisik dilakukan dengan menekan area yang nyeri dan meminta pasien menggerakkan siku ke berbagai arah.

Beberapa tes khusus dapat dilakukan untuk memastikan diagnosis tennis elbow:

  1. Cozen Test dengan meminta pasien mengepalkan tangan dan melawan tekanan dari dokter
  2. Mill Test dengan meluruskan lengan dan memutar pergelangan tangan
  3. Thomsen Test dengan mengangkat pergelangan tangan melawan tahanan
  4. Maudsley Test dengan menekan jari tengah melawan tekanan dari atas
  5. Chair Test dengan mengangkat kursi menggunakan satu tangan

Pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen dapat dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lain seperti radang sendi atau patah tulang. MRI atau CT scan digunakan untuk menilai tingkat kerusakan tendon dan otot. Elektromiografi atau EMG dapat membantu memeriksa apakah ada saraf yang terjepit di area tersebut.

Pengobatan Tennis Elbow Tanpa Operasi

Kabar baiknya adalah sekitar 95 persen penderita tennis elbow dapat sembuh tanpa memerlukan prosedur bedah. Pengobatan konservatif menjadi pilihan utama dan biasanya cukup efektif jika dilakukan dengan konsisten.

Prinsip RICE untuk Fase Akut:

  • Rest atau istirahat dengan menghentikan aktivitas yang memicu nyeri
  • Ice atau kompres dingin selama 15 hingga 20 menit sebanyak 3 hingga 4 kali sehari
  • Compression atau penggunaan perban elastis untuk mengurangi pembengkakan
  • Elevation atau mengangkat lengan lebih tinggi dari jantung saat istirahat

Obat Pereda Nyeri: Konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen atau naproxen dapat membantu mengurangi nyeri dan peradangan. Paracetamol juga dapat digunakan sebagai alternatif untuk meredakan rasa sakit. Penggunaan gel atau krim pereda nyeri yang dioleskan langsung ke area siku juga memberikan manfaat tanpa efek samping sistemik.

PenggunaanPenyangga: Brace atau penyangga siku dapat membantu mengurangi tekanan pada tendon yang cedera. Penggunaan alat ini sebaiknya dilakukan saat beraktivitas dan dilepas saat istirahat untuk mencegah kekakuan otot.

Terapi Fisioterapi untuk Pemulihan Tennis Elbow

Fisioterapi memegang peranan penting dalam proses penyembuhan tennis elbow. Terapis akan merancang program latihan khusus yang disesuaikan dengan kondisi dan tingkat keparahan cedera pasien.

Metode Fisioterapi yang Umum Dilakukan:

  • Terapi manual untuk meredakan ketegangan otot dan memperbaiki mobilitas sendi
  • Latihan penguatan otot lengan bawah secara bertahap
  • Latihan peregangan untuk meningkatkan fleksibilitas tendon dan otot
  • Teknik massage atau pijat untuk meningkatkan sirkulasi darah
  • Terapi ultrasound menggunakan gelombang suara untuk mempercepat penyembuhan
  • Elektroterapi dengan TENS untuk mengurangi rasa nyeri
  • Latihan eksentrik dengan menekuk pergelangan tangan ke atas dan menurunkannya perlahan

Latihan penguatan dapat dilakukan di rumah setelah mendapat panduan dari fisioterapis. Salah satu latihan sederhana adalah menggenggam bola tenis atau bola stres kemudian meremasnya dengan kuat selama beberapa detik dan melepaskannya. Latihan ini membantu memperkuat otot genggaman tanpa membebani tendon secara berlebihan.

Prosedur Medis Lanjutan untuk Tennis Elbow

Jika pengobatan konservatif tidak memberikan hasil setelah beberapa bulan, dokter dapat merekomendasikan prosedur medis lanjutan untuk mengatasi tennis elbow yang membandel.

Suntikan Kortikosteroid: Injeksi kortikosteroid langsung ke area yang meradang dapat memberikan peredaan nyeri yang cepat. Namun efeknya bersifat sementara dan tidak disarankan untuk penggunaan berulang karena dapat melemahkan tendon.

Terapi PRP: Platelet rich plasma atau PRP merupakan terapi menggunakan serum yang berasal dari darah pasien sendiri. Plasma kaya trombosit ini disuntikkan ke area yang cedera untuk mempercepat regenerasi jaringan yang rusak.

Suntikan Botox: Dalam beberapa kasus, suntikan botulinum toxin dapat diberikan untuk mengurangi ketegangan pada otot dan memberikan kesempatan tendon untuk pulih.

Shock Wave Therapy: Terapi ini menggunakan gelombang kejut berfrekuensi tinggi untuk merangsang proses penyembuhan alami tubuh dan mengurangi peradangan pada tendon.

Prosedur Bedah untuk Kasus Tennis Elbow Berat

Operasi menjadi pilihan terakhir jika semua metode pengobatan konservatif gagal memperbaiki kondisi setelah 6 hingga 12 bulan. Prosedur bedah untuk tennis elbow memiliki tingkat keberhasilan sekitar 80 hingga 90 persen.

Bedah dapat dilakukan secara artroskopi dengan sayatan minimal atau bedah terbuka tergantung pada tingkat kerusakan tendon. Kedua metode bertujuan untuk mengangkat jaringan tendon yang rusak dan menghubungkan kembali otot yang sehat ke tulang.

Setelah operasi, pasien perlu mengenakan penyangga lengan selama beberapa waktu untuk membatasi gerakan siku. Program rehabilitasi fisioterapi diperlukan untuk mengembalikan kekuatan dan kelenturan otot secara bertahap. Proses pemulihan pasca operasi dapat memakan waktu beberapa bulan sebelum pasien dapat kembali beraktivitas normal.

Waktu Penyembuhan dan Prognosis TennisElbow

Tennis elbow umumnya dapat sembuh dalam rentang waktu 6 bulan hingga 2 tahun tergantung pada tingkat keparahan dan kepatuhan pasien menjalani pengobatan. Sebagian besar penderita mengalami perbaikan signifikan dalam waktu sekitar 1 tahun dengan penanganan yang tepat.

Faktor yang memengaruhi kecepatan penyembuhan meliputi usia pasien, tingkat keparahan cedera, konsistensi menjalani terapi, dan kemampuan menghindari aktivitas yang memperburuk kondisi. Pasien yang segera mencari penanganan sejak awal gejala muncul cenderung sembuh lebih cepat dibandingkan mereka yang menunda pengobatan.

Perlu diingat bahwa tennis elbow dapat kambuh jika pasien kembali melakukan aktivitas pencetus tanpa perbaikan teknik atau penguatan otot yang memadai. Oleh karena itu, pencegahan dan edukasi menjadi bagian penting dari proses penyembuhan jangka panjang.

Cara Mencegah TennisElbow di Kemudian Hari

Pencegahan tennis elbow lebih mudah dilakukan dibandingkan mengobatinya. Beberapa langkah dapat diterapkan untuk mengurangi risiko terjadinya cedera pada tendon siku.

  • Lakukan pemanasan dan peregangan lengan sebelum berolahraga atau beraktivitas berat
  • Gunakan teknik yang benar saat melakukan gerakan berulang
  • Pilih raket atau peralatan kerja dengan ukuran dan berat yang sesuai
  • Ambil jeda istirahat secara berkala saat melakukan aktivitas repetitif
  • Perkuat otot lengan bawah dan bahu dengan latihan rutin
  • Gunakan penyangga siku saat melakukan aktivitas berisiko tinggi
  • Hindari mengangkat benda berat yang membebani pergelangan tangan
  • Perbaiki postur dan ergonomi tempat kerja terutama bagi pengguna komputer
  • Konsultasikan dengan pelatih untuk memperbaiki teknik olahraga

Kesimpulan

Tennis elbow merupakan kondisi peradangan pada tendon siku yang disebabkan oleh gerakan berulang pada lengan dan pergelangan tangan. Meskipun sering dikaitkan dengan olahraga tenis, kondisi ini dapat menyerang siapa saja yang melakukan aktivitas repetitif termasuk pekerja kantoran dan ibu rumah tangga. Gejala utama berupa nyeri di bagian luar siku yang menjalar ke lengan bawah, kelemahan genggaman, dan kesulitan melakukan aktivitas sehari hari. Kabar baiknya adalah sekitar 95 persen kasus dapat sembuh tanpa operasi melalui istirahat, kompres dingin, obat pereda nyeri, dan fisioterapi. Prosedur lanjutan seperti suntikan PRP atau kortikosteroid tersedia untuk kasus yang tidak membaik dengan pengobatan konservatif. Waktu penyembuhan berkisar antara 6 bulan hingga 2 tahun tergantung pada tingkat keparahan dan kepatuhan menjalani terapi. Pencegahan dengan pemanasan yang baik, teknik yang benar, dan penguatan otot menjadi kunci untuk menghindari kekambuhan di masa depan.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Kesehatan

Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Frozen Shoulder Penyebab Gejala dan Cara Mengobatinya

Pusat Informasi Resmi dan Terpercaya Kami hanya di : https://fatcai99bio.org/FATCAI99/

Author

Related Posts